2 Indonesia v Selandia Baru 1
Masih Monoton
JAKARTA - Sudah lima bulan tim nasional (Timnas) Indonesia ditangani Benny Dolo. Namun, performa Timnas belum menunjukkan peningkatan yang berarti. Penampilan Timnas masih juga labil. Seperti halnya yang ditampilkan skuad Merah Putih saat melawan Selandia Baru di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin sore (24/7).
Timnas memang menang 2-1. Dua gol Timnas diceploskan dua pemain asal Persija Jakarta, Muhammad Ilham pada menit ke-14 dan Bambang Pamungkas pada menit ke-32. Sedangkan gol balasan Selandia Baru diciptakan Jeremy Brockie satu menit jelang turun minum.
Meski menang, tapi penampilan Timnas masih monoton. Alur serangan yang mereka bangun belum tertata rapi. Umpan-umpan bola yang dijalankan para pemain Timnas tidak sedikit yang salah sasaran.
Di barisan belakang, pertahanan yang digalang Charis Yulianto juga masih belum terlalu kokoh. Berkali-kali pemain Selandia Baru mampu menciptakan peluang emas. ”Ini adalah bagian dari kendali sistem pemusatan latihan on/off. Kami harus memainkan pemain sesuai dengan kondisi yang ada. Dimana, ada pemain yang terkendala cedera atau sanksi, sehingga harus kami ganti dengan pemain lain,” dalih Benny.
Pelatih yang akrab disapa Bendol itu menambahkan, faktor perubahan pola permainan juga cukup berpengaruh. Sistem 4-4-2 yang diterapkannya kemarin, menurutnya belum bisa dijalankan dengan baik oleh anak didiknya.
”Maklum, sebelumnya kami kan menggunakan pola 4-2-3-1. Tapi, saya sudah cukup puas dengan penampilan anak-anak,” ujar mantan pelatih Arema Malang tersebut.
Bendol boleh puas, tapi kemenangan 2-1 kemarin tentu belum menggembirakan bagi pecinta sepak bola nasional. Apalagi, kemenangan Timnas tersebut masih kalah bagus dari raihan Persikota Tangerang saat melawan Selandia Baru Minggu lalu (20/7). Waktu itu, Persikota berhasil menang 2-0.
Ironis tentunya jika melihat torehan Persikota dengan Timnas. Pasalnya, Timnas dihuni pemain-pemain terbaik Indonesia. Sedangkan Persikota hanya diisi pemain-pemain yang belum punya nama. Ingat, tim berjuluk Bayi Ajaib tersebut juga hanya kontestan Divisi Utama. Selain itu, saat pertandingan itu, Persikota juga bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-47.
”Memang Persikota menang 2-0. Tapi, saat lawan Persikota, Selandia Baru tidak main seperti tadi (kemarin, red). Waktu itu mereka terlalu berhati-hati karena faktor lapangan. Sedangkan kali ini, mereka tampil penuh motivasi dan pressing ketat,” kilah Bendol.
Meski kalah Selandia Baru cukup puas dengan apa yang mereka lakukan dalam pertandingan kemarin. Apalagi, mereka tampil dengan materi pemain muda. ”Kami senang dengan pertandingan kali ini. Sebab, kami mendapat sesuatu yang kami inginkan. Yakni tekanan serta permainan cepat lawan,” kata Stu Jacobs, pelatih Selandia Baru. (fim/ko)
Data dan Fakta
Indonesia 2 (2)
Pencetak Gol : M. Ilham (14’), Bambang Pamungkas (32’)
Pemain
Markus Horison (g), Muhamad Roby/Nova Arianto (73’), Fandi Mochtar/Ismed Sofyan (65’), Mahyadi, Charis Yulianto (k), Ellie Aiboy/Benben Berlian (33’), Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Firman Utina/Syamsul Chaeruddin (82’), Muhammad Ilham, Bambang Pamungkas/Rudi Widodo (69’).
Pelatih : Benny Dolo.
Selandia Baru 1 (1)
Pencetak Gol : Jeremy Brockie (44’)
Kartu Kuning : Chris Killen (47’), Cole Peverley (68’)
Pemain
Jacob Spoonley (g), Aaron Scott/Jack Pelter (67’), Ian Hogg, Cole Peverley, Michael Boxall, Steven Old, Cole Tinkler/Simon Elliot (65’), Jeremy Brockie, Daniel Ellensohn/Shaun Van Rooyen (80’), Craig Handerson, Chris Killen/Sam Messam (75’).
Pelatih : Stu Jacobs.
Stadion : Gelora Bung Karno, Jakarta, Wasit : Jimmy Napitupulu (Indonesia), Penonton : 5000, Cuaca : Cerah. (fim)
HOME || INDEX
|