Di bidang kesehatan, masyarakat suku Amungme, Kamoro, Dani, Damal, Nduga dan Mee telah menikmati pengobatan gratis pada sejumlah fasilitas kesehatan yang dibangun dan dikelola oleh LPMAK dan dua lembaga sebelumnya.
Kepala Bagian Kesehatan Masyarakat yang juga merangkap Pjs. Kepala Biro Kesehatan LPMAK, Hengky Womsiwor yang ditemui Radar Timika di lokasi LPMAK Expo 2011 di Graha Eme Neme Yauware, menerangkan Biro Kesehatan LPMAK memiliki dua kegiatan pokok, yakni medis dan kesehatan masyarakat.
Bidang Medis
Untuk medis, kata Hengky, LPMAK telah membangun dua rumah sakit (RS), yaitu Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) di Timika dan RS Waa-Banti di Tembagapura. "Dua rumah sakit ini memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tujuh suku secara gratis, dan masyarakat Papua di Mimika yang menurut penilaian sesuai criteria LPMAK bisa mendapat pelayanan gratis.
Hengky menyebutkan bahwa RSMM yang dikelola oleh Yayasan Caritas, menurut catatan sejak tahun 2002-2010 tekah melayani rawat inap pasien tujuh suku sekitar 14 ribu orang, kemudian rawat jalan pasien tujuh suku mencapai sekitar 200 ribu orang.
Bidang Kesehatan Masyarakat
Menurut Hengky, di bidang kesehatan masyarakat ada enam program yang dilaksanakan. Meliputi:
1. Program Pengendalian Malaria.
Menurutnya, sejak 2008 sampai sekarang LPMAK bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan kegiatan pengendalian malaria di beberapa lokasi di empat distrik (Agimuga, Mimika Timur Jauh, Mimika Barat dan Mimika Tengah). LPMAK juga melatih masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pengendalian malaria, dan lain-lain.
2. Program Kesehatan Ibu dan Anak
Kegiatannya meliputi penyuluhan di Posyandu, kunjungan ke rumah bayi baru lahir, pos obat kampong, dan pemicuan pembuatan jamban. Ia menyebutkan bahwa data Januari 2009-akhir 2010 menunjukkan jumlah gizi baik naik dari 83,09% menjadi 87,53%, gizi kurang turun dari 12,13% menjadi 10,02%, dan gizi buruk turun dari 4,78% menjadi 2,45%.
3. Program Pengendalian HIV-TB
Kegiatan yang dilakukan, diantaranya menggelar peringatan Hari AIDS sedunia, mobile VCT, penyuluhan massal tentang TB.
4. Program Sanitasi dan Air Bersih
LMPAK membangun fasilitas air bersih dan jamban keluarga di kampung program. Dimana antara LPMAk dan masyarakat bekerjasama. Misalnya material bangunan disediakan masyarakat, sedangkan material yang tidak ada di kampung, diadakan LPMAK. LPMAK memberi pelatihan sekalian mendampingi mengerjakan. Disebutkan Hengky bahwa sejak 2005-2011, telah dibangun 158 unit sumur gali, 91 unit penampung air hujan, dan 130 unit jamban keluarga. "Kita bukan mengejar jumlah, tapi melihat bagaimana pendanpingan dan pemberdayaan masyarakat untuk mandiri," jelasnya.
5. Program kemitraan dengan Diknes dan PHMC.
Contohnya LPMAK mendukung PHMC untuk memberikan pelayanan TB dan pelayanan kesehatan medis, contohnya di Klinik Portsite, Pomako dan klinik-klinik lain. Kemudian dengan Dinkes, misalnya LPMAK membangun dua klinik di Tsinga dan Aroanop. (sumaryoto&nelly bela/radar timika)