|
Rabu, 18 Juli 2012 , 17:45:00
JAYAPURA-Sebanyak 13 sepeda motor asal negara tetangga PNG terjaring dalam Operasi Patuh 2012 yang digelar Polres Jayapura Kota di Pasar Perbatasan RI-PNG di Wutung, Distrik Muara Tami, Selasa (17/7).Motor yang terjaring dalam razia tersebut langsung diamankan di Mapolres Jayapura Kota.
Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Alfred Papare, SIK, melalui Kabag Ops, AKP. Kiki Kurnia M, AMK., mengatakan, 13 motor yang terjaring tersebut lantaran pengendaranya tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan yang digunakan.
“Kami melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat terhadap kendaraan yang beroperasi di daerah perbatasan RI-PNG khususnya di sekitar Pasar Wutung. Dari hasil pemeriksaan ditemukan 13 motor asal PNG yang tidak dilengkapi surat-surat. Untuk kendaraan yang melintasi perbatasan ada aturan yang harus dipatuhi,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.
Selain melakukan pemeriksaan kelangkapan surat-surat, Operasi Patuh 2012 yang digelar di Perbatasan RI-PNG menurut Kapolres juga difokuskan pada pemeriksaan barang-barang berbahaya seperti senjatan tajam, Narkoba dan minuman keras.
Disamping pemeriksaan di Pasar Wutung, menurut Kapolres, pemeriksaan juga dilakukan di depan SMKN Pertanian. Dalam razia di tempat tersebut, sebanyak 15 pengendara motor terjaring. “Bagi pengendara yang trjaring dan motornya kami amankan, dapat mengambilnya di mapolres Jayapura Kota dengan membawa kelengkapan surat-surat kendaraannya,” ungkap Kapolres.
Sementara itu, selama Operasi Patuh 2012 digelar sejak 6 hingga 16 Juli, Polsek Abepura Kota menjaring sebanyak 125 pengendara dari lokasi berbeda. Dari jenis pelanggaran yang ditemukan menurut Kapolsek Abepura Abepura Kompol Decky Hursepuny melalui Kanit Lantas Iptu Jubelina Wally, SH, didominasi pengendara motor tidak menggunakan helm, tidak membawa surat kelengkapan kendaraan serta motor menggunakan knalpot racing dan tidak ada kaca spion.
Selain itu menurut Kanit Lantas, penggunaan helm juga cenderung hanya digunakan ketika bepergian atau berkendaraan di jalan-jalan utama. Sedangkan ketika pengendara berkendaraan di luar jalan protokol misalnya pergi ke pasar cenderung tidak menggunakan helm. (ro/jo/mud/nat)
|