|
Senin, 16 Juli 2012 , 17:15:00
JAYAPURA–Masyarakat Papua alumni Jawa Timur berkomitmen untuk memberikan sumbangan pikiran serta tindakan yang nyata dalam upaya melakukan perubahan di Tanah Papua.
Hal ini diungkapkan Ketua Pokja gathering Masyarakat Papua Alumni Jawa Timur (Jatim), drg. Aloysius Giyai, M.Kes., di sela-sela kegiatan Temu Kangen dan Penanaman Pohon Masyarakat Papua Alumni Jawa Timur di Pantai Base G, Sabtu (14/7).
Menurut Direktur RSUD Abepura ini, masyarakat Papua yang merupakan alumni Jawa Timur cukup banyak antara lain Jack Wabiser, Fredi Numberi, Bram Ataruri, Paulus Waterpauw dan alumni lainnya termasuk beberapa dokter. “Kalau kekuatan ini dipersatukan dan diakomodir, maka kita bisa melakukan perubahan untuk tanah Papua,” ujarnya.
Dikatakan, dengan berkumpulnya masyarakat Papua alumni Jawa Timur itu, diharapkan menjadi satu kekuatan dalam wadah kekeluargaan kedepan. Untuk itu, melalui kegiatan temu kangen ini menurutnya akan akan dibentuk satu ikatan kekeluargaan yang nantinya menjadi wadah untuk memberikan sumbangsi pikiran dan tindakan nyata bagi kemajuan Provinsi Papua dan Papua Barat.
Di tempat yang sama, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Paulus Waterpauw mengatakan, kegiatan temu kangen ini dilaksanakan untuk mengingat kembali masa lalu. Namun yang terpenting lagi yaitu membangun hubungan kekeluargaan dan persaudaraan yang lebih baik lagi.
“Selain itu, dalam momen ini juga kami akan mencurahkan ide, inspirasi untuk membawa kumpulan masyarakat alumni Jawa Timur ini. Rencananya perkumpulan ini akan dibentuk sebuah ikatan dan selanjutnya yayasan yang akan bergerak dibidang sosial,” ungkapnya.
Kegiatan temu kangen masyarakat Papua alumni Jawa Timur akhir pekan kemarin juga dirangkaikan dengan penanaman pohon di sekitar Pantai Base G. Selain Wakapolda Paulus Waterpauw dan Direktur RSUD Abepura, Aloysius Giyai, sejumlah alumni Jawa Timur yang terlihat hadir antara lain, Bupati Sarmi Mesak Manibor dan lain-lain. (lay/nat)
|