|
Senin, 16 Juli 2012 , 17:12:00
SENTANI-Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jayapura Dorince Mehue,SE mempertanyakan pembangunan los pasar darurat yang saat ini telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura. Pasalnya, hingga kini belum ada kejelasan kapan digunakan atau di tempati oleh para pedagang
“Jadi sejak terbakarnya Pasar Phara Sentani, Dewan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura telah menganggarkan anggaran sebanyak 1 Miliar untuk pembangunan pasar sementara dengan los-losnya yang ada ini,”ungkap Dorince saat ditemui Cenderawasih Pos d iruang kerjanya, Kamis(12/7).
Menurutnya, lewat pembangunan pasar sementara ini diharapkan supaya para pedagang yang terkena musibah akibat kebakaran itu supaya bisa secepat mungkin menempati los pasar sementara, namun dalam kenyataanya dimana sampai saat ini belum ada pedagang yang menempati los tersebut yang sudah dibangun itu.
Dorince Mehue,SE juga menjelaskan apabila jika los-los pasar sementara atau darurat ini sudah dibangun maka idealnya, para pedagang harus dipindahkan dari lokasi terminal yang sekarang digunakan untuk tempat berjualan oleh para pedagang yang ada ini, sehingga lokasi terminal tersebut dapat digunakan sesuai dengan fungsinya..
Dikatakannya, pembangunan pasar sementara dengan los-losnya itu dikhususkan bagi pedagang yang sedang berjualan di tenda-tenda darurat di lokasi terminal, tetapi juga bagi para pedagang lain.
Menurut pengamatan dewan, pasar Pahara Sentani menjadi tidak beraturan dan juga tidak tertata secara baik. Bahkan masih banyak pedagang yang belum mempunyai los untuk jualan, sehingga mereka terpaksa berjualan di pingiran jalan di bawa terik matahari. Lokasi terminal yang seharusnya digunakan untuk para penumpang dan tempat untuk parkirnya kendaraan angkutan taksi umum, dimana saat ini masih ditempati oleh para pedagang.
“Menyikapi persoalan ini, dalam waktu dekat ini kami akan turun ke lapangan mengecek bagaimana persiapan pembangunan los-los pasar yang sudah pemerintah anggarkan dengan dana sebesar 1 Miliar tersebut,”tegasnya.
Dorince Mehue menyebutkan, bahwa sesuai dengan laporan dari pengaduan para pedagang yang ada di Pasar Pahara ini, dimana ada penemuan tentang los-los di pasar sementara itu yang diperjualbelikan oleh oknum tertentu.
“Jadi ini yang akan kita selidiki di lapangan nanti apakah benar ada transaksi jual beli los pasar seperti yang dilaporkan oleh para pedagang ini kepada kita, dan apabila ini kita temukan maka akan kita panggil yang bersangkutan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya tersebut,”pintanya.
Dorince juga menerangkan jika ada petugas yang meminta bayaran atas los-los pasar yang sementara dibangun ini dimana hal itu tidak benar. Sebab pembangunan los-los tersebut dibangun dengan dana dari Pemerintah Kabupaten Jayapura dan bukan uang dari pihak manapun, sehingga semua los yang baru dibangun ini dimana semuanya itu sudah dibayar.
“Oleh karena itu saya mau sampaikan kepada masyarakat, jika ada petugas yang meminta bayaran terhadap kepemilikan tempat jualan jangan dilayani tapi sebaliknya arahkan yang bersangkutan untuk meminta bayaran kepada Pemerintah dan biarkan kita yang akan menghadapinya,”tandasnya(ans/tri)
|