|
Senin, 16 Juli 2012 , 17:08:00
BIAK-Perseteruan antara Elvis Tabuni dan Simon Alom yang terkesan berlarut tanpa ada penyesaian sejak pelaksanaan Pemilu tahun lalu akhirnya disesaikan secara damai di depan massa keduanya, Bupati Kabupaten Puncak James W Maniagasi dan Muspida di Ilaga, Sabtu pekan kemarin. Proses perdamaian yang dihadiri langsung oleh masing-masing pihak ter kait juga dihadiri oleh Komdan Korem 173/PVB Brigjen Bangun Pratiknyo, S.Sos.
Konflik berkepenjangan yang terjadi di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, sejak Agustus tahun 2011 lalu kini tengah memasuki perdamaian. Rencananya perdamaian yang juga dihadiri langsung oleh Elvis Tabuni dan Simon Alom itu akan ditindaklanjuti dalam bentuk pesta perdamaian di Ilaga ibu kota Kabupaten Puncak.
“Jadi kedua belah pihak telah menyatakan damai dan itu dilakukan di depan massa pendukungnya sendiri. Kedua massa pendukung ikut hadir, bersama dengan Muspida termasuk Pak Carateker Bupati keduanya menyatakan sepakat berdamai,,” kata perwira TNI AD berpangkat bintang satu ini.
Menurutnya, dalam proses perdamaian itu baik Elvis maupun Simon juga berjanji tidak akan melakukan pertikaian lagi dengan memberikan penyataan dan himbauan di depan massa pendukungnya yang juga hadir saat itu. Acara perdamaian itu juga ditandai dengan pendatanganan berita acara kesepakatan damai dan disaksikan langsung oleh Danrem, Kapolres, Penjabat Bupati dan semua komponen masyarakatr.
Acara perdamaian itu pula, lanjut Danrem, juga akan ditindaklanjuti dalam pesta perdamaian yang akan dilakukan kemudian hari di Ilaga. “Jadi perdamaian masih akan ditindak lanjuti dalam pesta perdamaian dan sementara pemerintah daerah setempat menyiapkan itu,”tandasnya.
Akibat pertikaian kedua belah pihak maka aktivitas perkantoran di Ilaga tidak berjalan dengan baik, hal itu karena semua masyarakat dan pegawai merasa ketakutan. Demikian halnya proses pengiriman kentang ke Timika selama ini juga berhenti sejak satu tahun terakhir karena dampak dari pertikaian itu.(ito/nan)
|