Rabu, 19 Juni 2013
SKH Cenderawasih Pos - Bagian iklan dan Pemasaran 0967-537655 - email Iklan - Iklancepos@yahoo.com - email redaksi - redaksi@cenderawasihpos.com - cepos_jpr@yahoo.com
 
   
Selasa, 05 Juni 2012 , 17:41:00

 Termasuk Tujuh Napi Kasus Makar

 WAMENA -  Sebanyak 42 nara pidana (napi) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas II B Wamena  berhasil melarikan diri setelah  menyerang petugas  penjagaan Lapas, Senin (4/6) sekitar pukul 18.30 WIT.
 Selain menyerang petugas, para napi itu sebelumnya juga melakukan pengrusakan  sejumlah fasilitas seperti melempari jendela kaca pos penjagaan.
 Para napi itu menggunakan kesempatan setelah bersitegang dengan petugas dan menyerang petugas di pos penjagaan 1, 2 dan 3. Setelah petugas terdesak dan meyelamatkan diri ke kantor  Lapas, pada waktu yang bersamaan 42 napi dan tahanan ini secara berkelompok kabur dari dalam lapas dengan cara lompat melalui pos-pos penjagaan yang  telah ditinggalkan petugas itu.
 Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Wamena, Breghkman Tambun saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan adanya 42 napi dan tahanan yang kabur itu. Dari 42 napi itu ada 7 napi kasus makar, yaitu Ali Yikwa, Yostimin Weya, Yohan Hiluka, Manase Talenggen, Limanus Wenda dan Toebaga Kilungga.
 Menurut Breghkman Tambun, kronologi pelarian para napi ini bermula saat seperti biasanya para napi harus masuk kembali ke blok-blok hunian pukul 18.30 WIT. Pada saat petugas mengarahkan napi untuk masuk kembali ke blok hunian  namun tidak mau masuk. Karena terus didesak, maka Kalapas pun turun lapangan melakukan pendekatan persuasif agar para napi masuk ke blok hunian, namun para napi berontak dan menyerang petugas yang ada di lapangan maupun yang ada di pos-pos penjagaan dengan batu, kayu dan sejumlah alat benda tumpul lainnya.
 “Kami terdesak dan menyelamatkan diri, bahkan dua petugas kami dikeroyok saat menjaga pos masing-masing.  Saya juga kena lemparan batu di kaki. Pada saat kami tertekan ini napi pun lari lompat melalui pos-pos yang sudah ditinggalkan petugas jaga. Ada juga yang lari dengan cara naik lewat bangku-bangku geraja yang diambil dari dalam gereja pada saat kericuhan itu,” katanya.
 Bukan saja menyerang petugas di dalam blok hunian, para napi itu juga terus menyerang  petugas ke pos  sentral utama  di pintu luar blok  steril area. Pos jaga ini pun dilempari batu dari dalam  steril area  hingga kaca-kaca jendala depan pun pecah dan hancur semua.
 Mengingat jumlah napi dan tahan yang kabur ini cukup banyak, sementara personel untuk mengejar mereka cukup terbatas, maka pihaknya melakukan koordinasi dengan aparat Kepolisian dari Polsek Wamena Kota, dan akhirnya kericuhan ini berhasil diredam dan kini kondisi lapas sudah aman kembali.
 Guna mengejar para napi tersebut, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan aparat terkait dalam hal ini TNI/Polri untuk bersama-sama melakukan pengejaran dan penangkapan.
 “Aksi ini secara spontan, namun diduga sudah direncanakan cukup lama oleh sekelompok napi yang lari ini,” pungkasnya. (ben/fud)
 
    JPNN.COM | Serang Petugas, 42 Napi Lapas Wamena Kabur
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Facebook
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
 
Komentar Anda mengenai berita "Serang Petugas, 42 Napi Lapas Wamena Kabur"
 
  + Other News / Category     
 
Artikel Dahlan Iskan
Dari Buli, Ria Berdikari Ingin Angkat Harga Diri
 Oleh Dahlan Iskan  Menteri BUMN    Tiba di lokasi ini saya diberi pilihan: n ...
Other