|
Selasa, 05 Juni 2012 , 17:32:00
JAYAPURA-Dua orang Ibu Rumah Tangga (IRT) dilaporkan menjadi korban jambret di dua lokasi berbeda di sekitar Distrik Jayapura Selatan (Japsel), Minggu (3/6). Kasus pertama menimpa IRT Pegawai Negeri Sipil (PNS) RSUD Abepura di Pertigaan Jaya Asri, Minggu (3/6) sekitar pukul 10.45 WIT.
Sedangkan seorang IRT lainnya warga Bucen II Entrop dilaporkan dijambret di Terminal Entrop sekitar pukul 21.30 WIT. Salah seorang pelaku berinisial SI (18) berhasil dibekuk aparat Polsek Jayapura Selatan di Terminal Entrop setelah menerima laporan dari saksi korban.
Pjs. Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, AKP. Kiki Kurnia M, AMK., membenarkan adanya laporan penjambretan yang menimpa seorang IRT PNS RSUD Abepura. Korban saat itu hendak ke RSUD Dok II Jayapura menggunakan motor Honda Supra DS 4581 AB.
“Namun saat berada di Pertigaan Jaya Asri, dua orang pelaku menggunakan motor Yamaha Mio yang memepet motor korban dari arah kanan dan langsung merampas tas korban yang ditaruh di depan motor,” jelasnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (4/6).
Pelaku menurut Kasubag Humas kemudian membawa kabur tas korban yang berisi handphone Nokia N5, handphone merk Samsung, 2 jam tangan dan dompet yang berisi uang Rp 200 ribu serta kartu identitas. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kedua pelaku jambret tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Japsel, AKP. YS Kadang, S.Sos., yang dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya kasus perampasan atau jambret yang menimpa seorang IRT saat menunggu taksi di Terminal Entrop.
“Korban saat itu hendak naik taksi ke Jayapura dan dua orang merampas tasnya yang berisi uang dan handphone Nokia tipe 2700. Pelaku bahkan diduga sempat memukul korban di bagian pelipis kiri,” ungkap Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, Ipda Jahja Rumra, SH., kepada Cenderawasih Pos, Senin (4/6).
Beruntung korban langsung melaporkan kasus yang menimpanya ke Mapolsek Japsel dan aparat kepolisian yang ke TKP berhasil mengamankan salah seorang pelaku berinisial SI. “Salah satu pelaku telah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan. Sedangkan pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui masih kami kejar,” ujarnya.(cr-177/cr-181/nat)
|