Senin, 01 September 2014
SKH Cenderawasih Pos - Bagian iklan dan Pemasaran 0967-537655 - email Iklan - Iklancepos@yahoo.com - email redaksi - redaksi@cenderawasihpos.com - cepos_jpr@yahoo.com
 
   
Selasa, 17 April 2012 , 17:38:00

Komandan Korem 173 / Praja Vira Braja Kolonel Inf. Hendri Paruhuman Lubis saat menerima Satgas Pam Pulau terluar di Pulau Fanildo dan Brasi Mapia Kabupaten Supiori, Provinsi Papua di Pelabuhan Biak, Senin (16/4) kemarin.
  BIAK-Roling terhadap Satgas Pam Pulau terluar  di Pulau Fanildo dan Brasi Mapia Kabupaten Supiori Provinsi Papua kembali dilakukan, Senin (16/4) kemarin. Sebanyak 68 personil anggota TNI yang tergabung dalam Satgas pengamanan pulau terluar tiba di Biak, kemarin. Sedangkan Satgas yang telah melakukan tugasnya kurang lebih enam bulan juga dilepas.
  Penerimaan dan pelepasan Satgas pengamanan Pulau Mapia itu dipimpin langsung oleh~Komandan Korem 173 / Praja Vira Braja Kolonel Inf. Hendri Paruhuman Lubis di Pelabuhan Biak, kemarin. Satgas Pam Pulau Terluar di Mapia itu dipimpin oleh Kapten Marinir FS Lumi. Satgas Pam Pulau terluar itu merupakan gabungan dari prajurit dari  TNI AD dan Marinir, dimana prajurit TNI AD sebanyak 20 orang dan Marinir dari Surabaya sebanyak 48 orang.
  Dalam amanatnya Komandan Korem 173 / Praja Vira Braja didepan prajurit yang baru tiba itu bahwa, kondisi dan karakteristik geografi P. Fanildo dan P. Brasi sangat sulit dijangkau oleh sarana komunikasi.  Wilayah tersebut pada umumnya merupakan daerah yang tertinggal dari segi pembangunan sehingga infrastruktur di wilayah tersebut sangat minim.
  Bahkan, pulau-pulau terluar banyak yang tidak dihuni penduduk, sehingga pasukan yang digelar di pulau-pulau tersebut sangat terisolasi dari interaksi dengan masyarakat. “Kondisi yang demikian memerlukan mental kejiwaan yang tangguh serta fisik yang prima untuk mengatasi alam yang keras dan jauh dari kehidupan masyarakat,” papar Dandrem.
  Dikatakan bahwa pelaksanaan tugas pengamanan pulau terluar berkaitan dengan penegakan kedaulatan NKRI seperti aksi pencurian ikan, penyelundupan dan perompakan bukan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. “Hanya melalui satuan dan prajurit yang terlatih secara profesional dan siap operasilah tugas pokok dapat dilaksanakan. Dan pengamanan yang dilakukan ini merupakan suatu keharusan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” pungkasnya.
 Hadir pula dalam acara penerimaan dan pelepasan Satgas Pam Terlur itu diantaranya Kepala Staf Korem 173/PVB Letnan Kolonel Inf Victor Deni S.A.H, Komandan Lanud Manuhua, Komandan Lanal Biak Numfor ,Kepala/Komandan Dinas Jawatan Korem 173/PVB dan sejumlah lainnya.(ito).
 
    JPNN.COM | 68 Anggota Satgas Pulau Terluar Tiba di Biak
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Facebook
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
 
Komentar Anda mengenai berita "68 Anggota Satgas Pulau Terluar Tiba di Biak"
 
  + Other News / Category     
 
Artikel Dahlan Iskan
Tantangan Baru dari Empat Ruas Itu
Oleh Dahlan Iskan Menteri BUMN  TIGA jam sebelum mendarat di New York Sabtu malam WIB, saya ...
Other