KEEROM-Kepala Distrik Waris Kabupaten Keerom,Herman Kofit,S.Sos mengatakan, pada tahun anggaran (TA) 2012 ini, melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Keerom, menganggarkan pembangunan perumahan bagi pengawai Distrik Waris.
Pasalnya, sampai saat ini ada beberapa pegawai distrik yang belum memiliki rumah dinas yang layak, terpaksa untuk sementara tinggal di rumah warga. Bahkan ada pegawai yang terpaksa pulang pergi dari Arso ke Waris untuk melaksanakan tugas rutinnya, padahal waktu tempuhnya bisa 3 jam. Otomatis butuh waktu 6 jam perjalanan, sehingga tidak efektif.
“Akan ada penambahan pengawai lagi di Distrik Waris, hal ini tentu berdampak pada kebutuhan tempat tinggal. Sementara pegawai yang sudah ada banyak yang menumpang di rumah warga” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, di Kantor Bupati Keerom, Rabu, (7/3).
Untuk itulah, dirinya mengharapkan, ada perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom untuk perumahan pegawai bagi staf Distrik Waris, sebab sebagaimana diketahui, wilayah Waris merupakan adalah salah satu wilayah terpencil, yang hingga kini masih sulit dijangkau dengan transportasi.
“Sampai saat ini ada sebanyak 29 pegawai di Distrik Waris yang aktif bekerja, dua pegawai kini dalam tugas belajar,” tandasnya.
Ditambahkan bahwa pembangunan rumah dinas itu, juga harus dibarengi dengan pembangunan Kantor Pemerintahan Distrik Waris, mengingat kantor distrik saat ini sudah tidak layak lagi dijadikan sebagai kantor, sebab sudah 12 kali terkena banjir.(nls/tri)