Minggu, 20 April 2014
SKH Cenderawasih Pos - Bagian iklan dan Pemasaran 0967-537655 - email Iklan - Iklancepos@yahoo.com - email redaksi - redaksi@cenderawasihpos.com - cepos_jpr@yahoo.com
 
   
Senin, 15 Agustus 2011 , 03:51:00

Aparat kepolisian saat melakukan identifikasi terhadap jenazah korban pembantaian di area Gedung Pramuka Kwartir Daerah Papua yang terletak di Buper Waena, Distrik Heram, Sabtu (13/8).
JAYAPURA - Warga di sekitar komplek Gedung Pramuka Kwartir Daerah Papua yang terletak di Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Sabtu (13/8) sekitar pukul 08.00 WIT digemparkan dengan adanya kasus pembunuhan secara sadis terhadap dua warga di area gedung Pramuka Kwarda Papua Buper.
  Dari data yang diperoleh Cenderawasih Pos di lapangan, kedua korban pembantaian itu diketahui bernama Abner Kambu (35) yang kesehariannya sebagai penjaga gedung, dan Majaf Ik (36) diketahui warga Arso, Kabupaten Keerom.
 Jenazah korban Abner Kambu ditemukan sudah terbucur kaku di jalan bagian belakang gedung. Ia mengalami luka tusukan berbentuk lobang di bagian dada sebelah kiri, dan luka tusuk di bagian rusuk sebelah kiri. Diperkirakan korban ditusuk dengan tombak.
 Sedangkan korban Majaf Ik ditemukan tewas berlumuran darah di dalam kamar gedung pramuka. Saat ditemukan itu, musik dari komputernya masih dalam keadaan hidup, sehingga diperkirakan korban Majaf Ik dibantai ketika ia sedang bermain komputer bersama korban Abner Kambu. Namun Abner Kambu diperkirakan mencoba melarikan diri dari kamar dan dikejar oleh para pelaku hingga akhirnya tewas di luar gedung.
 Salah seorang saksi yang juga pengurus Pramuka Kwartir Daerah Papua, Idris Khan menjelaskan, awalnya pihaknya ingin mengambil perlengkapan dan peralatan di gedung tersebut untuk keperluan memberikan pelajaran pramuka kepada siswa-siswi di sekolah. Namun ketika tiba di gedung dan hendak menuju lantai II, tiba-tiba dirinya kaget setelah melihat korban Majaf Ik (36) sudah terbucur kaku berlumuran darah di dalam kamarnya dan terdapat luka gorokan di bagian leher dan bagian wajah.
 Saat saksi ingin melaporkan peristiwa tersebut ke polisi, ia juga dikagetkan lagi dengan melihat ada banyak darah yang berceceran di lantai sampai di bagian tangga dan akhinya saksi keluar kemudian menemukan korban  Abner Kambu (35) di bagian belakang gedung dengan dada tertusuk tombak.
 "Saat itu  saya hendak  keluar untuk melaporkan kejadian  ke Pos Yanmor Expo Waena, namun kaget setelah keluar gedung saya melihat korban Abner Kambu," jelasnya.
 Polisi yang mendapatkan informasi tersebut langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian langsung mempolice line lokasi dan selanjutnya setelah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit akhirnya mobil ambulance membawa kedua jenazah korban untuk dilakukan visum.
 Kapolres Jayapura Kota, AKBP. H. Imam Setiawan,SIK melalui Kapolsek Abepura Kota, Kompol Arie S Sirait,SIK,M.Si ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
 Untuk sementara dalam kasus ini pihaknya sedang memintai keterangan dari 6 orang dan diperkirakan dari hasil keterangan saksi itu penyerangan dilakukan sekitar 15 orang dan sementara ini masih dalam proses penyelidikan.
 "Dalam kasus ini tidak ada kaitannya dengan kasus penembakan di Kampung Nafri dan Abepantai, tapi kasus ini murni kriminal yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal dengan cara menyerang," tandasnya. (nal/fud)
 
    JPNN.COM | Di Buper, Dua Warga Tewas Dibantai
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Facebook
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
 
Komentar Anda mengenai berita "Di Buper, Dua Warga Tewas Dibantai"
 
  + Other News / Category     
 
Artikel Dahlan Iskan
Dari Buli, Ria Berdikari Ingin Angkat Harga Diri
 Oleh Dahlan Iskan  Menteri BUMN    Tiba di lokasi ini saya diberi pilihan: n ...
Other