SENTANI-Tahun 2011 ini Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Jayapura tidak memprogramkan pengadaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) melalui solar cell.
Kepala Distamben Kabupaten Jayapura Nehemia Karma, SH mengungkapkan, alasan pihaknya tidak memprogramkan pengadaan solar Cell ini karena usulan permohonan bantuan ke pusat belum ada jawabannya.
“Sesuai hasil pendataan masih ada beberapa kampung yang belum terlayani solar cell dan kampung-kampung ini yang memiliki medan tersulit yang tidak mungkin terlayani atau dijangkau oleh PLN,”ujar Nehemia Karma kepadan Cenderawasih Pos, pekan kemarin.
Menurut Nehemia Karma, sebagian kampung yang belum terlayani oleh solar cell adalah di wilayah distrik Kaureh. Mereka rata-rata kampung yang memang terpencil dan terisolir sehingga, kampung-kampung ini perlu mendapat perhatian untuk mendapatkan program pelayanan PLTS.
Disinggung mengapa pengadaan solar cell ini tidak diprogram melalui biaya APBD menurut Nehemia Karma, selama ini pengadaan solar berasal dari bantuan pusat, karena memang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Sebab, untuk menjangkau kampung-kampung terpencil kata Nehemia, harus mencarter pesawat karena untuk menjangkau ke lokasi-lokasi tersebut tidak bisa melalui jalur darat. Kalaupun mengunakan sarana perahu, ini juga membutuhkan waktu berhari-hari dengan resiko yang cukup tinggi.
“Untuk di wilayah Distrik Airu semua kampung sudah terlayani solar cell meskipun ada beberapa warga melapor ke kami bahwa solar cellnya sudah tidak berfungsi akibat kerusakan akinya. Supaya solar cell tetap berfungsi baik, harusnya kondisi akinya harus betul-betul diperhatikan jangan sampai kering betul,”pungkasnya. (mud/tri)