| |
06 Juli 2010 19:09:35
Daerah Tak Akan Dipaksa Terapkan Sistem Online
Proses Penerimaan Siswa Baru JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional menyesalkan terjadinya gangguan server pada sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta. Kemendiknas mengharapkan Pemda DKI Jakarta segera bertindak cekatan agar tidak menimbulkan kecemasan di masyarakat. Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal mengakui, bahwa gangguan itu jlas telah membuat repot para uang tua maupun calon murid. "Kita menyesali keadaan yang merepotkan orang tua dan anak. Mari kita belajar mengenai kemampuan teknologi dan keamanan sistem itu. Harus segera ada exit strategi sehingga tidak membuat semua panik,” kata Fasli Jalal ketika ditemui di Gedung Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdiknas, Jakarta, Senin (5/7). Menurut Fasli, seharusnya Pemda DKI sudah mengantisipasi kemungkinan terjadi gangguan pada teknologi. Menurutnya, ini akan menjadi suatu pelajaran berharga bagi DKI Jakarta maupun pemerintah pusat. Meski demikian Fasli tetap mengapresiasikan kebijakan Pemda DKI Jakarta yang menerapkan penerimaan siswa baru dengan sistem on line itu. Dijelaskannya, kebijakan itu membuat lebih berkeadilan dan transparan sebab tidak ada perbedaan dalam tata cara penerimaan terhadap semua siswa. “Ini sistem yang transparan, berkeadilan yang tidak dimainkan karena uang. Kebijakan ini harus didukung,” tegas Fasli. Karenanya Fasli juga mengharapkan semua Pemda dapat menerapkan kebijakan serupa. Hanya saja, kata Fasli, Kemendiknas tidak akan menasionalkan sistem penerimaan siswa baru secara online. Alasannya, penerapan sistem online akan diserahkan kepada kemampuan masing-masing daerah. (Cha/jpnn) (scorpions) |
|